Mentimun atau yang dikenal dengan nama latin
Cucumis sativusL.; merupakan tanaman merambat yang masih masuk dalam suku labu-labuan atau
Cucurbitaceae. Buah mentimun biasanya berwarna hijau dengan bentuk bulat lonjong yang umumnya dipetik ketika belum terlalu matang. Fungsi utama dari buah mentimun adalah dipergunakan sebagai bahan makanan. Mentimun dapat ditemukan pada berbagai hidangan dari seluruh dunia, kandungan airnya yang cukup banyak menjadikannya berfungsi sebagai penyejuk. Ada banyak
manfaat mentimun yang dapat kita manfaatkan. Diketahui bahwa potongan mentimun dapat membantu melembabkan wajah, bahkan dipercaya dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi.
Dalam setiap 100 gram mentimun, terkandung 12 kalori energi, 0,7 gr protein, 0,1 gr lemak, 2,7 gr karbohidrat, 10 mg kalsium, 21 mg fosfor, 0,3 mg besi, vitamin A, 8,0 mg vitamin C, dan 0,3 mg vitamin B. Kandungan mineral yang terdapat dalam mentimun adalah potassium, magnesium, kalium, zat besi dan fosfor. Karena kandungan-kandungan mineral inilah mengapa mentimun dapat dijadikan sebagai obat alami untuk mengobati hipertensi atau tekanan darah tinggi.
Manfaat mentimun lainnya adalah dapat membantu proses detoksifikasi. Kandungan airnya yang banyak dapat membantu memperlancar buang air kecil dan menetralkan toksin (racun). Kandungan air dan mineral kalium dalam mentimun membantu mengeluarkan kelebihan asam urat dan sisa metabolisme melalui ginjal. Asam urat berlebih di dalam darah akan membentuk kristal yang menumpuk pada persendian sehingga dapat mengakibatkan sakit radang sendi. Sedangkan sisa metabolisme berupa garam mineral yang menumpuk pada saluran kemih dapat memicu terbentuknya batu ginjal. Konsumsi mentimun dapat membantu meluruhkan kristal atau batu ginjal dan mencegah penumpukan racun.